Selasa, 24 Juni 2014

TVRI sekarang bukan lagi milik pemerintah, tetapi milik negara

Oleh : Arziqi Mahlil / 411106183
mahasiswa komunikasi dan penyiaran islam UIN Ar-Raniry saat berfoto bersama di depan kantor TVRI Aceh



TVRI (televisi rakyat indonesia) adalah stasiun televisi pertama di indonesia yaitu sejak 1962, pada masa orde baru stasiun televisi ini masih di kontrol sepenuhnya oleh pemerintah pada masa itu. tetapi saat ini stasiun televisi ini tidak lagi di kontrol oleh pemerintah tetapi sudah sepenuhnya memenuhi syarat media massa yaitu berita, hiburan dan edukasi.

"Dulu TVRI adalah milik pemerintah, tetapi sekarang ini TVRI adalah milik negara, jelas perbedaannya" ungkap yasran disela penjelasan di hadapan puluhan mahasiswa KPI UIN Ar-Raniry, yusran selaku kepala redaksi sakeligus jurnalis senior TVRI memberikan beberapa pengarahan terkait bagaimana seorang reporter di dalam bekerja.

Kamis, 19 Juni 2014

E-kinerja teknologi dalam mengukur prestasi pegawai

Oleh : Arziqi Mahlil

mahasiswa komunikasi dan penyiaran islam UIN Ar-Raniri saat berkunjung ke balai kota banda aceh


Selasa 17 juni 2014. Aula balai kota banda aceh terlihat beberapa mahasiswa duduk rapi mengenakan jas almamater kampus biru UIN Ar-Raniry. Mahasiswa jurusan komunikasi dan penyiaran islam tersebut sedang memperhatikan penjelasan terhadap E-kinerja yang telah di terapkan di jajaran pemerintahan kota Banda Aceh. Mahasiswa komunikasi dan penyiaran tersebut sedang melakukan kunjungan silaturahmi dan pemahaman lebih jauh terhadap E-kinerja.
Dosen pembimbing mata kuliah “perkembangan ternologi komunikasi” Taufik, SE, Ak.,M. Ed, selaku pendamping mahasiswa pada acara kunjungan tersebut berharap agar mahasiswa setelah mengikuti acara ini dapat mengerti lebih jauh terhadap E-kinerja dengan membuat notulensi dan dipostigkan ke dalam blog masing-masing.

MAHASISWA KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM UIN AR-RANIRY KUNJUNGI KPIA

Oleh : Arziqi Mahlil / 411106183
Mahasiswa komunikasi dan penyiaran islam UIN Ar-Raniry berfoto bersama anggota KPIA

Jum’at 13 Juni 2014, mahasiswa fakultas dakwah jurusan komunikasi dan penyiaran islam yang berjumlah 30 orang yang terdiri dari dua unit yaitu unit_01 dan unit_02 melakukan kunjungan dalam rangka silaturahmi dan pengenalan terhadap tugas dari  KPIA. Kunjungan ini didampingi oleh dosen pembimbing matakuliah perkembangan teknologi komunikasi Taufik, SE., M.Ed.
Para mahasiswa sudah memadati ruang rapat kantor KPIA bahkan sebelum acara dimulai yaitu sejak pukul 09.45 wib. acara baru di mulai saat ketua KPIA Muhammad Hamzah beserta anggota komisionernya hadir ke ruangan. anggota komisioner yang memberikan pengarahan ialah Muhammad Hamzah selaku ketua, Maimun selaku wakil ketua (sekaligus komisioner dibidang pengawasan bagian siaran), Ahmad Shaleh (ketua pengawasan isi siaran), dan Yussal Ambia (perizinan). Muhammad Hamzah memberikan beberapa penjelasan terhadap fungsi KPI yang terkandung didalam pasal 32 tahun 2002 yang berbunyi:

  1. Menjamin masyarakat memperoleh informasi yang sehat.
  2. Membantu informasi lembaga penyiaran.
  3. Membangun iklim yang sehat.
  4. Menindak lanjuti laporan.
  5. Menyusun pengembangan sumberdaya manusia.
selanjutnya juga dibahas standar program siaran :
  • berita
  • hiburan
  • bisnis
Pada akhir penjelasan dibuka sesi pertanyaan diantara pertanyaan yang di ajukan oleh mahasiswa adalah keterpihakan media di musim pemilu presiden. “kami sudah memberikan surat kepada KPI pusat agar menindak lanjuti ketrepihakan media tersebut, dan akhirnya di keluarkan konfren “peringatan keras” kepada kedua media tersebut” ujar Muhammad Hamzah. Ia melanjutkan aturan hukum bagi media massa adalah harus netral. sesuai dengan UU 32 dan 40 tahun 2012 pasal 4, yang intinya tidak boleh memihak.

“jumlah anggota kami hanya 7 orang, kami sangat mengharapkan partisipasi masyarakat dan yang paling utama bagi mahasiswa agar melaporkan apabila ada hal yang melanggar kode etik” tutup Muhammad Hamzah.


Rabu, 21 Mei 2014

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI

Judul Artikel Jurnal :
PENCETAKAN AL-QUR’AN DARI VENESIA
HINGGA INDONESIA, PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI KOMUNIKASI, Dampak Perkembangan Teknologi Komunikasi
Alamat Web/Link artikel jurnal :
Direview oleh : ARZIQI MAHLIL (411106183/1)


ERA PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI PERCETAKAN
Pada tahun 1455 M di temukannya mesin cetak oleh Johann Gutenberg yang menggunakan plat huruf dan dimasukkan kedalam sebuah kotak bingkai, plat huruf tersebut dapat diganti sesuai tulisan yang ingin ditulis, ini adalah cikal bakal mesin cetak saat ini. Namum penggunaannya baru dipakai pada tahun 1839 oleh suratkabar penny press yang pertama, The New York Sun. mesin cetak terus berkembang dan disempurnakan.

ERA PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI PERCETAKAN BERKAITAN DENGAN ISLAM
Pada tahun 1701 orientalis Andreas Acoluthus dari Breslau memublikasikan sebuah lembaran untuk sebuah poliglot Al-Qur’an, yang di dalamnya dicetak Surah Pertama Al-Qur’an dalam bahasa Arab, Persia, dan Turki. Pada tahun 1787, Yang Mulia Ratu Rusia Tsarina Catherin II menyuruh agar Al-Qur’an dicetak dengan tujuan politis, seperti toleransi keagamaan. Dia ingin agar keturunan Muslim Turki mudah mengakses Kitab Suci tersebut. Al-Qur’an cetakan ini di-tahqiq oleh sarjana-sarjana Islam dan diberi kutipan-kutipan keterangan dari kitab-kitab tafsir. Kemudian edisi ini dicetak lagi pada tahun 1789, 1790, 1793, 1796 dan 1798. Pendirian percetakan di dunia Islam tertunda karena para sultan di Kekaisaran Ottoman melarang penggunaan buku-buku yang dicetak oleh orang Eropa—yang menurut mereka nn-muslim

Oleh sebab itu, penerbitan untuk mencetak buku-buku didirikan pada akhir abad ke-15 di Constantinopel dan kota-kota lainnya di Imperium Ottoman. Baru kemudian pada tahun 1787 Kekaisaran Ottoman mencetak Mushaf al- Quran dan diterbitkan di St. Petersburg, Rusia. Edisi cetakan ini lebih dikenal dengan edisi Malay Usmani. Edisi ini lalu diikuti oleh percetakan lainnya. Di kota Volga, Kazan, Al-Qur’an pertama kali dicetak pada tahun 1801 (adapula yang menyatakan pada tahun 1803). Persia (Iran) mulai mencetak Al-Qur’an pada tahun 1838. London pada tahun 1833. India pada tahun 1852, dan Istambul pada tahun 1872. Pada tahun 1834, Al-Qur’an dicetak di Leipzig dan diterjemahkan oleh orientalis Jerman, Gustav Flugel. Mungkin cetakan Al-Qur’an yang lebih baik dibanding edisiedisi yang dicetak orang-orang Eropa sebelumnya. Edisi ini dilengkapi dengan concordance (pedoman penggunaan) Al-Qur’an yang dikenal dengan ‘Flugel edition’.

Terjemahan Flugel membentuk fondasi penelitian Al-Qur’an moderen dan menjadi basis sejumlah terjemahan baru ke dalam bahasa-bahasa Eropa pada tahun-tahun berikutnya. Edisi ini kemudian dicetak lagi pada tahun 1841, 1855, 1867, 1870, 1881 dan 1893. Namun edisi ini, Alquran dinilai masih memiliki banyak kecacatan, terutama pada sistem penomeran surah yang tidak sesuai dengan yang digunakan umat Islam umumnya. Pada tahun 1798, percetakan dimulai di Mesir. Pada saat itu Napoleon (1769-1821) berkampanye dengan mencetak leaflet dan pamflet-pamflet dekrit-dekrit dan peraturan Napoleon. Namun ketika Muhammad Ali Basha menjadi penguasa Mesir pada 1805, dia memulai lagi kerja percetakan pada 1819 dan percetakan itu dinamai “al-Matba‘ah al-Ahliyah” (The National Press). Namun, pencetakan Al-Qur’an di Mesir baru dimulai tahun antara 1923-1925. Edisi ini dicetak dengan percetakan moderen. Edisi Mesir ini menjadi mushaf standar di mana bacaan Al-Qur’an sudah diseragamkan. Edisi Mesir adalah salah satu dari ratusan versi bacaan Al-Qur’an (qiraat) yang beredar sepanjang sejarah perkembangan Kitab Suci ini. Mushaf Mesir merupakan satu versi dari tiga versi bacaan yang bertahan hingga zaman moderen. Yakni masing-masing, versi Warsh dari Nafi yang banyak beredar di Madinah, versi Hafs dari Asim yang banyak beredar di Kufah, dan versi al-Duri dari Abu Amr yang banyak beredar di Basrah. Edisi Mesir adalah edisi yang menggunakan versi Hafs dari Asim serta dikenal pula dengan edisi Raja Fadh karena dialah yang memrakarsainya. 

Di Asia Tenggara, Al-Qur’an dicetak sendiri oleh orang daerah. Pada tahun 1848 —menurut penelitian Abdurrazak dan Proudfoot— Muhammad Azhari, orang asli Sumatera membuat sebuah litografi Al-Qur’an yang kemudian dia cetak pada tahun 1854. Dia membeli peralatan percetakan di Singapura ketika mau kembali ke Sumatera dari Makkah. Selanjutnya, pada tahun 1947 untuk pertama kali Al-Qur’an dicetak dengan teknik serta menggunakan mesin cetak offset yang canggih dan dengan memakai huruf-huruf yang indah. Pencetakan ini dilakukan di Turki atas prakarsa seorang kaligrafer Turki yang terkemuka, Badiuzzaman Sa’id Nursi (1876-1960). Kemudian sejak tahun 1976 Al-Qur’an dicetak dalam berbagai ukuran dan jumlah oleh percetakan yang dikelola oleh pengikut Sa’id Nursi di Berlin (Jerman). 

Mulai abad ke-20, pencetakan Al-Qur-’an sudah ditangani oleh umat Islam sendiri dan menjamur di negara-negara Islam. Pada tahun 1984 berdirilah percetakan khusus Al-Quran “Majma’ Malik Fahd Li Thibaah Mushaf Syarif”, percetakan terbesar di dunia, yang memang hanya mencetak Al-Qur’an saja. Letaknya di kota Madinah. Lembaga ini berada di bawah Kementerian Agama Kerajaan Arab Saudi. Semenjak edisi Raja Fadh, Al-Qur’an. mulai dicetak dengan berbagai ukuran, bentuk, jenis kaligrafi, hiasan (ornamen) dan penambahan keterangan-keterangan lainnya (tafsir), sebagaimana yang kita temukan sekarang ini. Akan tetapi, pencetakan Al-Qur’an di Mesir baru dimulai tahun antara 1923-1925. Edisi ini dicetak dengan percetakan moderen. Edisi Mesir ini menjadi mushaf standar di mana bacaan Al-Qur’an sudah diseragamkan. Kemudian sejak tahun 1976 Al-Qur’an dicetak dalam berbagai ukuran dan jumlah oleh percetakan yang dikelola oleh pengikut Sa’id Nursi di Berlin (Jerman). Mulai abad ke-20, pencetakan Al-Qur’an sudah ditangani oleh umat Islam sendiri dan menjamur di negara-negara Islam. Pada tahun 1984 berdirilah percetakan khusus Al-Quran “Majma’ Malik Fahd Li Thibaah Mushaf Syarif”, percetakan terbesar di dunia, yang memang hanya mencetak Al-Qur’an saja. Letaknya di kota Madinah. Lembaga ini berada di bawah Kementerian Agama Kerajaan Arab Saudi. Semenjak edisi Raja Fadh, Al-Qur’an mulai dicetak dengan berbagai ukuran, bentuk, jenis kaligrafi, hiasan (ornamen) dan penambahan keterangan-keterangan lainnya (tafsir), sebagaimana yang kita temukan pada saat ini.

Rabu, 14 Mei 2014

Perkembangan Teknologi Kumunikasi


Judul Artikel jurnal:
 PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI KOMUNIKASI. Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi. PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI.


Direview oleh: ARZIQI MAHLIL (411106183/1)

Oleh : Aida Sundusiyah

Teknologi komunikasi sudah dimulai sejak zaman pra sejarah. Bentuk awal komunikasi pada saat itu hanya berkisar pada suara dengusan dan isyarat tangan. Kemudian diciptakan alat-alat yang menghasilkan bunyi dan isyarat pada zaman berikutnya. Kemudian manusia mulai menciptakan alat-alat mekanik untuk proses perhitungan, dan tidak sampai disitu penelitan terus dilakukan untuk menemukan alat-alat yang mampu memudahkan hidup manusia[1].
Di sisi lain ada beberapa ahli yang menerima revolusi komunikasi ini dengan hati-hati. Hal ini terutama pada dampak negatifnya. Dalam 25 tahun terakhir ada tiga kekuatan, yaitu teknologis, sosio-ekonomi, dan politik yang telah mengubah sistem-sistem internasional ke tingkat tertentu. Dengan munculnya berbagai inovasi maka pengembangan komunikasi semakin pesat terutama yang dikembangkan oleh para ahli dan kaum industrialis. Revolusi yang terjadi dalam bidang komunikasi bukan hanya terjadi pada teori ilmu komunikasi, tetapi juga terjadi pada teknologi komunikasi.
Tekonologi komunikasi yang dimaksud disini adalah penggunaan teknologi sebagai media dalam komunikasi manusia. Penggunaan teknologi sebagai komunikasi manusia ini banyak dipengaruhi oleh perkembangan-perkembangan teknologi dari ilmu pengetahuan yang lainnya.

1.      Masa Pra-sejarah Dan Masa Sejarah/Era Kornunikasi Tulisan

Ø  Masa Prasejarah Masa Pra-Sejarah (...s/d 3000 SM)
Pada awalnya Teknologi Informasi yang dikembangkan manusia pada masa ini berfungsi sebagai sistem untuk pengenalan bentuk-bentuk yang mereka kenal, mereka menggambarkan informasi yang mereka dapatkan pada dinding-dinding gua, tentang berburu dan binatang buruannya. Pada masa ini mereka mulai melakukan pengidentifikasian benda-benda yang ada disekitar lingkungan mereka tinggal dan mewakilinya dengan bentuk-bentuk yang kemudian mereka lukis pada dinding gua tempat mereka tinggal, karena kemampuan mereka dalam berbahasa hanya berkisar pada bentuk suara dengusan dan isyarat tangan sebagai bentuk awal komunikasi mereka pada masa ini[2].
Ø  Masa Sejarah
Pada masa ini Teknologi Informasi belum menjadi teknologi masal seperti yang kita kenal sekarang ini, teknologi informasi masih digunakan oleh kalangan-kalangan terbatas saja, digunakan pada saat-saat khusus, dan mahal.
®    3000 SM
Untuk yang pertama kali tulisan digunakan oleh bangsa sumeria dengan menggunakan simbol-simbol yang dibentuk dari pictograf sebagai huruf.Simbol atau huruf-huruf ini juga mempunyai bentuk bunyi yang berbeda(penyebutan), sehingga mampu menjadi kata, kalimat dan bahasa.
®    2900 SM
Penggunakan Huruf Hierogliph pada bangsa Mesir KunoHierogliph merupakan bahasa simbol dimana setiap ungkapan di wakili oleh simbol yang berbeda, yang ketifka digabungkan menjadi satu akan mempunyai cara pengucapan dan arti yang berbeda, bentuk tulisan dan bahasa hierogliph ini lebih maju dibandingkan dengan tulisan bangsa Sumeria.
®    500 SM
Serat Papyrus digunakan sebagai Kertas yang terbuat dari serat pohon papyrus yang tumbuh disekitar sungai nil ini menjadi media menulis/media informasi yang lebih kuat dan fleksibel dibandingkan dengan lempengan tanah liat yang sebelumnya digunakan sebagai media informasi.
®    105 M
Bangsa Cina menemukan KertasKertas yang ditemukan oleh bangsa Cina pada masa ini adalah kertas yang kita kenal sekarang, kertas ini dibuat dari serat bambu yang dihaluskan, disaring,dicuci kemudian diratakan dan dikeringkan, penemuan ini juga memungkinkan sistem pencetakan yang dilakukan dengan menggunakan blok kayu yang ditoreh dan dilumuri oleh tinta atau yang kita kenal sekarang dengan sistem Cap[3].

2.     Periode Modern(1400)/Era Percetakan

Tahun 1455 Mesin Cetak yang menggunakan plat huruf yang tebuat dari besi yang bisa diganti-ganti dalam bingkai yang tebuat dari kayu oleh Johann Gutenberg. Penerbitan suratkabar penny press yang pertama, The New York Sun Th.1839 Daguerre menemukan metode fotografi yg praktis untuk suratkabar [4].

3.     Era Telekomunikasi

Pada tahun 1645, Kinscher menggunakan Lentera untuk memproyeksikan gambar-gambar yang dibuat untuk pelajaran agama bagi murid-muridnya.Teknologi lainnya adalah radio. Usaha penemuan radio sudah  dimulai sejak abad ke-17 oleh Volta, Ampere, Huygens, Maxwell, Heindrich Hertz, Edmond Branly, Oliver Lodge dan Papov b.           
Tahun 1830 Augusta Lady Byron Menulis program komputer yang pertama didunia berkerjasama dengan Charles Babbage menggunakan mesin Analytical-nya. Yang didesain mampu memasukan data, mengolah data dan menghasilkan bentuk keluaran dalam sebuah kartu. Mesin ini dikenal sebagai bentuk komputer digital yang pertama walaupun cara kerjanya lebih bersifat mekanis daripada bersifat digital, 94 tahun sebelum komputer digital pertama ENIAC I dibentuk.
Tahun 1837 Samuel Morse mengembangkan Telegraph dan bahasa kode Morse bersama Sir William Cook dan Sir Charles Wheatstone yang dikirim secara elektronik antara 2 tempat yang berjauhan melalui kabel yang menghubungkan kedua tempat tersebut. Pengiriman dan Penerimaan Informasi ini mampu dikirim dan diterima pada saat yang hampir bersamaan waktunya. Penemuan ini memungkinkan informasi dapat diterima dan dipergunakan secara luas oleh masyarakat tanpa dirintangi oleh jarak dan waktu.
Tahun 1861 Gambar bergerak yang peroyeksikan kedalam sebuah layar pertama kali di gunakan sebagai cikal bakal film sekarang.Tahun 1876Melvyl Dewey mengembangkan sitem penulisan Desimal.Tahun 1877a. Alexander Graham Bell menciptakan dan mengembangkan Telepon yang dipergunakan pertama kali secara umum.b. Fotografi dengan kecepatan tinggi ditemukan oleh Edweard Maybridge. Tahun 1899 Dipergunakan sistem penyimpanan dalam Tape (pita) Magnetis yang pertama. Tahun 1923 Zvorkyn menciptakan tabung TV yang pertama. Tahun 1940 Dimulainya pengembangan Ilmu Pengetahuan dalam bidang Informasi pada masa Perang Dunia 2 yang dipergunakan untuk kepentingan pengiriman dan penerimaan dokumen-dokumen militer yang disimpan dalam bentuk magnetic tape[5].

4.     Periode kontemporer/Era Kornunikasi Interaktif

Tahun 1945 Vannevar Bush mengembangkan sistem pengkodean menggunakan Hypertext. Tahun 1946 Komputer digital pertama di dunia ENIAC I dikembangkan. Tahun 1948 Para peneliti di Bell Telephone mengembangkan Transistor.
Tahun 1957 Jean Hoerni mengembangkan transistor Planar. Teknologi ini memungkinkan pengembangan jutaan bahkan milyaran transistor dimasukan kedalam sebuah keping kecil kristal silikon.- USSR (Rusia pada saat itu) meluncurkan sputnik sebagai satelit bumi buatan yang pertama yang bertugas sebagai mata-mata. Sebagai balasannya Amerika membentuk Advance Research Projects Agency (ARPA) dibawah kewenangan Departemen Pertahanan Amerika untuk mengembangkan ilmu Pengetahuan dan Teknologi Informasi dalam bidang Militer.
Tahun 1962 Rand Paul Barand, dari perusahaan RAND, ditugaskan untuk mengembangkan suatu sistem jaringan desentralisasi yang mampu mengendalikan sistem pemboman dan peluncuran peluru kendali dalam perang Nuklir.Tahun 1969Sistem jaringan yang pertama dibentuk dengan menghubungkan 4 nodes (titik), antara University of California, SRI (Stanford), University California of Santa Barbara, dan University of Utah.dengan kekuatan 50Kbps.
Tahun 1972 Ray Tomlinson menciptakan program e-mail yang pertama. Tahun 1973 – 1990 Istilah INTERNET diperkenalkan dalam sebuah paper mengenai TCP/IP kemudian dilakukan pengembangan sebuah protokol jaringan yang kemudian difkenal dengan nama TCP/IP yang dikembangkan oleh grup dari DARPA, 1981 National Science Foundation mengembangkan Backbone yang disebut CSNET dengan kapasitas 56 Kbps untuk setiap institusi dalam pemerintahan. kemudian pada tahun 1986 IETF mengembangkan sebuah Server yang berfungsi sebagai alat koordinasi diantara; DARPA, ARPANET, DDN dan Internet Gateway.
Tahun 1991- Sekarang Sistem bisnis dalam bidang IT pertama kali terjadi ketika CERN dalam menanggulangi biaya operasionalnya memungut bayaran dari para anggotanya. 1992 pembentukan komunitas Internet, dan diperkenalkannya istilah World Wide Web oleh CERN. 1993, NSF membentuk InterNIC untuk menyediakan jasa pelayanan Internet menyangkut direktori dan 1994 pertumbuhan Internet melaju dengan sangat cepat dan mulai merambah kedalam segala segi kehidupan manusia dan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari manusia[6].

Rabu, 30 April 2014

TUGAS 2: PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI

Perkembangan Teknologi Komunikasi
                                                                                               Nama   : ARZIQI MAHLIL
                                                                                               Nim     : 4111066183
                                                                                               Unit      : 1
                                                                                               Tugas   : 2

MOHAMMAD ZAMRONI, - (2009) PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN. \Jurnal Dakwah Vol.X No.2 Juli-Desember 2009.

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN

A. PENGERTIAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI
Kata teknologi secara harfiah berasal dari bahasa Latin ”texere” yang berarti menyusun atau membangun. Sehingga istilah teknologi seharusnya tidak terbatas pada penggunaan mesin, meskipun dalam arti sempit hal tersebut sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.  Menurut Roger (1983) teknologi adalah suatu rancangan (desain) untuk alat bantu tindakan yang mengurangi ketidakpastian dalam hubungan sebab akibat dalam mencapai suatu hasil yang diinginkan. Gary J. Anglin (1991) mendefinisikan teknologi sebagai penerapan ilmu-ilmu perilaku dan alam serta pengetahuan lain secara bersistem dan menyistem, untuk memecahkan masalah (Yusufhadi Miarso, 2004).
Komunikasi awalnya bersumber dari bahasa Latin communis yang artinya sama, berkembang menjadi communicatio, artinya pemberitahuan atau pertukaran pikiran. Istilah itu kemudian diadopsi dalam bahasa Inggris communication, diartikan hubungan. Selanjutnya dalam bahasa Indonesia disebut dengan istilah komunikasi.
Komunikasi adalah suatu proses penyampaian pesan (ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling mempengaruhi diantara keduanya. Pada umumnya, komunikasi dilakukan dengan menggunakan kata-kata (lisan) yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi dengan bahasa nonverbal.
Menurut Laswell (1979) agar komunikasi bisa berlangsung dengan baik harus memiliki komponen-komponen dan proses komunikasi berikut : who? says what? in which channel? to whom? with what effect?
Ø  Komunikator adalah pihak yang mengirimkan pesan..
Ø  Pesan adalah isi/maksud yang akan disampaikan melalui suatu media/saluran, secara langsung maupun tidak langsung, berupa informasi dalam bentuk bahasa atau smbol yang dipahami kedua pihak
Ø  Saluran adalah media dimana pesan disampaikan kepada komunikan. Dalam komunikasi antar-pribadi (tatap muka) saluran dapat berupa udara yang mengalirkan getaran nada/suara. Contohnya berbicara langsung melalui telepon, surat, e-mail, atau media lainnya
Ø  Komunikan adalah pihak yang menerima pesan dari pihak lain. Komunikan menerima pesan yang disampaikan dan menerjemahkan isi pesan yang diterimanya.
Ø  Umpan balik (feedback) adalah tanggapan dari penerimaan pesan atas isi pesan yang disampaikannya. Komunikan memberikan umpan balik (feedback) atau tanggapan atas pesan yang dikirimkan kepadanya, apakah dia mengerti atau memahami pesan yang dimaksud oleh si pengirim
Teknologi Komunikasi adalah sistem elektronik yang digunakan untuk berkomunikasi antar individu atau kelompok orang. Teknologi komunikasi menfasilitasi komunikasi antar individu atau kelompok orang yang tidak bertemu secara fisik di lokasi yang sama. Teknologi komunikasi adalah peralatan-peralatan perangkat keras, struktur organisasi, dan nilai sosial dengan mana individu mengumpulkan, memproses dan terjadi pertukaran informasi dengan individu lain (Rogers, 1986). Teknologi komunikasi dapat berupa telpon, telex, fax, radio, televisi, audio video’ electronic data interchange dan e-mail[1].

B. PENDAPAT PARA AHLI TENTANG TEKNOLOGI KOMUNIKASI
• Roger (1983) teknologi adalah suatu rancangan (desain) untuk alat bantu tindakan yang mengurangi ketidakpastian dalam hubungan sebab akibat dalam mencapai suatu hasil yang diinginkan.
• Jacques Ellul (1967) Suatu teknologi biasanya mempunyai dua aspek yaitu aspek hardware (terdiri dari material atau objek fisik) dan aspek software ).
• Gary J. Anglin (1991) mengartikan teknologi sebagai keseluruhan metode yang secara rasional mengarah dan memiliki ciri efisiensi dalam setiap kegiatan manusia.
• Yusufhadi Miarso (2004) .mendefinisikan teknologi sebagai penerapan ilmu-ilmu perilaku dan alam serta pengetahuan lain secara bersistem dan menyistem, untuk memecahkan masalah (Yusufhadi Miarso, 2004).
• Rogers (1986) Teknologi komunikasi adalah peralatan-peralatan keras, struktur organisasi,dan nilai sosial dengan mana individu mengumpulkan, memperoses terjadinya pertukaran informasi dengan individu lain.
• Robert I. Mathis dan Jhon H. Jackson (2004) Perkembangan dan evolusi telekomunikasi dan teknologi yang membantu pengiriman informasi yang cepat. Teknologi komunikasi seperti satelit telah menghadirkan televisi dan layanan telepon nirkabel ke desa-desa terpencil di Afrika, India, China, dan Amerika Latin. Pertumbuhan pengunaan internet di seluruh dunia telah menjadikan orang-orang dan perusahaan-perusahan dapat dengan mudah berkomunikasi dan memiliki akses data dalam jumlah yang sangat besar[2].

C. MAKNA PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI
Perkembangan yang terjadi dengan cepat di bidang komunikasi membuat para ahli menyebutnya sebagai revolusi komunikasi. Perubahan yang cepat ini didorong oleh adanya berbagai penemuan di bidang teknologi sehingga apa yang dulu merupakan kendala dalam kegiatan komunikasi, sekarang sudah terbuka lebar. Seseorang dapat berhubungan dengan seseorang atau sekelompok orang tanpa dibatasi oleh faktor waktu, jarak, jumlah, kapasitas dan kecepatan. Contohnya penggunaan satelit dalam komunikasi.
Di sisi lain ada beberapa ahli yang menerima revolusi komunikasi ini dengan hati-hati. Hal ini terutama pada dampak negatifnya. Menurut Tehranian dalam 25 tahun terakhir ada tiga kekuatan, yaitu teknologis, sosio-ekonomi, dan politik yang telah mengubah sistem-sistem internasional ke tingkat tertentu.
Dengan munculnya berbagai inovasi maka pengembangan komunikasi semakin pesat terutama yang dikembangkan oleh para ahli dan kaum industrialis. Revolusi yang terjadi dalam bidang komunikasi bukan hanya terjadi pada teori ilmu komunikasi, tetapi juga terjadi pada teknologi komunikasi.
Tekonologi komunikasi yang dimaksud disini adalah penggunaan teknologi sebagai media dalam komunikasi manusia. Penggunaan teknologi sebagai komunikasi manusia ini banyak dipengaruhi oleh perkembangan-perkembangan teknologi dari ilmu pengetahuan yang lainnya.
Perkembangan teknologi komunikasi itu dapat dipahami dari berbagai sudut. Menurut Onong Uchyana Efendy[3]  dalam sejarah ilmu pengetahuan terjadi empat kali revolusi. Revolusi Pertama membuka era bagi penelitian mengenai gaya grafitasi dan penclitian tentang dinamika gerakan benda-benda. Era ini dirintis oleh Isac Newton yang dilanjutkan dengan Bernoulis, Euler, Lagrange dan Laplace.
Revolusi Kedua lebih memusatkan pada sifat-sifat kelistrikan dan kemagnitan benda sebagai keseluruhan. Juga mengenai sifat-sifat radiasi. Revolusi kedua ini dipelopori oleh Farady dan Maxwell. Revolusi Ketiga dimulai pada awal abad ini dengan diketemukannya sifat kuantum cahaya oleh Max Plane.
Era ini membawa revolusi secara menyeluruh dalam pemikiran manusia tentang zat, jga tentang jagad raya. Revolusi ketiga ini dipelopori oleh Einstien dengan teori relativitasnya. Tokoh-tokoh lainnya pada revolusi ketiga ini adalah Rutherford yang menemukan atom, Bohr penemu kuantum, dan lain-lain.  Revolusi Keempat string disebut dengan revolusi fisika, dimulai pada tahun 1938 dengan ditemukannya suatu tipe materi baru yang oleh  Anderson disebut partikel, karena pada jaman dahulu atom diperkirakan sebagai benda paling kecil yang tidak mungkin dipecah lagi[4].

1.         Era Kornunikasi Tulisan (The Writing Era of Communication)
Era ini dimulai tahun 4000 SM pada saat bangsa Sumeria menggunakan tablet dari tanah liat, bangsa Cina menemukan tulisan untuk percetakan buku dan bangsa Korea menemukan alat dari logam yang menggantikan huruf-huruf dari tanah Di bidang elektronika setelah munculnya telepon dan telegraf dengan kabel maka pengembangan berikutnya adalah adanya komunikasi tanpa kabel (wireless communicatipn) yang memungkinkan pesan yang sama diterima secara siipiultan di berbagai lokasi yang tidak terbatas.
2.         Era Percetakan (The Printing Era of Communication)
Era ini dimulai dengan ditemukannya alat percetakan oleh Gutenberg pada tahun 1456 ketika untuk pertama kalinya mencetak Kitab Injil. Sekalipun mesin cetak mulai ditemukan pada tahun ini, tetapi perkembangan surat kabar berlangsung sekitar tahun 1600. Surat kabar pertama yang berhasil di cetak di Eropa adalah Aviso di Wolfenbuttel di Strahbourg, Jerman pada tahun 1609. Kemudian menyusul Oxford Gazette di Inggris tahun 1620. Surat kabar lain yang terbit di Eropa adalah surat kabar Oprechte Haarlemsche Courant di Belanda pada tahun 1656, Einkommende Zaitung (1650) dan Frankfurtes Journal (1680) di Jerman[5].
Karena masa lalu negara-negara di Asia pada umumnya adalah negara bekas jajahan negara-negara Eropa, maka surat kabar di Asia (termasuk di Indonesia) juga dikenalkan oleh mereka. Menurut sejarah, surat kabar pertama yang masuk ke Indonesia adalah Memorie des Nouvelles pada tahun 1615 yang berbentuk Newsletter. Sedangkan surat kabar pertama yang terbit di Indonesia adalah Bataviaismc Nouvelles en Politiquc Raisoven Mensen pada tahun 1744 dalam bahasa Belanda dan disusul surat kabar bahasa melayu di Surabaya pada tahun 1855. Sampai tahun 1990 jumlah surat kabar di Indonesia telah mencapai 270 dengan tiras 4.5 juta perhari[6].
3.         Era Telekomunikasi (Telecomunication Era)
Salah satu tcknologi yang berkcmbang pada masa ini adalah film. Sejarah penemuan film berlangsung cukup panjang, disebabkan film melibatkan masalah-masalah teknik yang cukup rumit seperti masalah optic, lensa, projector, camera dan sebagainya. Pada tahun 1645, Kinscher menggunakan Lentera untuk memproyeksikan gambar-gambar yang dibuat untuk pelajaran agama bagi murid-muridnya.
Teknologi lainnya adalah radio. Usaha penemuan radio sudah  dimulai sejak abad ke-17 oleh Volta, Ampere, Huygens, Maxwell, Heindrich Hertz, Edmond Branly, Oliver Lodge dan Papov.
4.         Era Kornunikasi Interaktif (Interactive Communication Era)
            Era komunikasi intcraktif ditandai dcngan dengan ditemukannya berbagai kemajuan teknologi seperti Komputer, Satelit, Internet dan lain-lain. Masuknya komputer ke jaringan komunikasi telah mewujudkan berbagai kemudahan barn dalam berkomunikasi, serta masih membuka kemungkinan untuk sekian banyak peluang bare di bidang ini. Dengan bantuan komputer maka bukan saja penyimpanan, pengolahan dan penelusuran informasi berlangsung cepat dan handal, tetapi juga pertukarannya pun dapat berlangsung di mana saja.
Komputer seringkali disebut sebagai otak tiruan (artificial brain). Penemuan komputer ini telah dirintis oleh ahli matematika seperti Blaise Pascal yang berhasil menemukan mesin hitung pada tahun 1642 dan Gottfied Withelm dengan mesin hitungnya yang dapat melipatgandakan angka-angka dalarn bentuk akar (squareroot) pada tahun 1694. Pada abad ke- 17 berhasil ditemukan cara kerja seperti komputer yang dikembangkan di Swiss, Perancis dan Italia. Dan pada tahun 1835 Charless Babbagae berhasil menemukan  mesin analisis data. Dua dekade berikutnya Herman Hollerith seorang insinyur yang mengajar di MIT (Massachusett Institute of Technology) menemukan mesin tabulasi yang bisa membaca data secara elektronik.
Hingga pada tahun 1957 Rusia berhasil meluncurkan Satelit pertamanya yang diberi nama SPUTNIK. Peluncuran Satelit ini sebagai awal perlombaan teknologi angkasa luar antara Rusia dan Amerika. Lima tahun setelah peluncuran SPUTNIK ini, Amerika berhasil meluncurkan satelitnya yang pertama dengan nama TELSTAR pada tanggal, 10 Juli 1962.
Kemudian disusul dengan satelit ERLY BIRD pada tahun 1965. Indonesia sendiri menjadi anggota Intelsat pada tanggal, 9 Juni 1967 yang didirikan di Stasiun Bumu Jatiluhur yang diberi nama Satelit PALAPA. Dengan menggunakan satelit ini, komunikasi yang terjadi di negara Indonesia mengalami kemajuan yang pesat. Misalnya adanya telepon, perluasan jaringan Televisi, dan Radio.

D. DAMPAK TEKNOLOGI PADA KEHIDUPAN KASYARAKAT
Dari catatan sejarah dapat kita lihat dan pelajari bahwa setiap kemajuan teknologi akan membawa pengaruh yang dominan bagi perkembangan masyarakat. Perkembangan teknologi ini selalu membawa pengaruh di bidang ekonomi, politik dan militer. Oleh karena itu, perkembangan teknologi terutama di bidang komunikasi perlu dipelajari dan dicari jalan ke luar yang tepat bagi kehidupan umat manusia.
Bagi negara-negara dunia ketiga, perlu lebih cermat dalam menanggapi perkembangan teknologi informasi. Sebab tanpa pengamatan yang cermat maka kemajuan teknologi informasi ini dapat berakibat timbulnya jurang perbedaan yang semakin melebar dan berlanjut pada timbulnya perpecahan. Perkembangan yang pesat dari teknologi ini mendorong masyarakat mcmasuki era pasca-industri. Kondisi ini merupakan lanjutan dari masa pra-industri dan masyarakat industri.
Revolusi komunikasi dan informasi yang melanda dunia membawa implikasi positif dan negatif. Implikasi ini pada gilirannya akan berakibat  atau berdampak pada bidang sosial, ekonomi, dan politik. Dalam bidang politik, perkembangan teknologi komunikasi mempercepat proses integrasi nasional. Implikasi yang perlu disadari adalah adanya pengaruh komunikasi dan informasi dunia yang melanda generasi muda. Dalam bidang ekonomi, perkembangan teknologi komunikasi telah mendorong pertumbuhan ekonomi yang pesat di samping dampak yang positif dan ncgatif. Dalam bidang sosial, perkembangan teknologi komunikasi tclah mendorong lahirnya kembali nasionalisme kebudayaan.
Perkembangan teknologi komunikasi seperti Internet telah mengarahkan sejarah teknologi pendidikan pada alur yang baru. Layanan online dalam pendidikan pada dasarnya adalah memberikan pelayanan pendidikan bagi pengguna (mahasiswa) dengan menggunakan internet sebagai media.
Layanan online ini dapat terdiri dari berbagai tahapan dari proses program pendidikan seperti: pendaftaran, test masuk, pembayaran, perkuliahan, penugasan kasus, pembahasan kasus, ujian, penilaian, diskusi, pengumuman, dll. Pendidikan jarak jauh dapat memanfaatkan teknologi internet secara maksimal, dapat memberikan efektifitas dalam hal waktu, tempat dan bahkan meningkatkan kualitas pendidikan.
Dengan media internet sangat dimungkinkan untuk melakukan interaksi antara dosen dan siswa baik dalam bentuk real time (waktu nyata) atau tidak. Dalam bentuk real time dapat dilakukan misalnya dalam suatu chatroom, interaksi langsung dengan real audio atau real video, dan online meeting. Yang tidak real time bisa dilakukan dengan mailing list, discussion group, newsgroup, dan buletin board.

E. KESIMPULAN
Komunikasi merupakan suatu proses penyampaian pesan (ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling mempengaruhi diantara keduanya melalui kata-kata (lisan), gerak anggota tubuh, atau melalui media tertentu. Komunikasi yang baik memiliki komponen komunikasi yaitu: Pengirim atau komunikator (sender), Pesan (message, Saluran (channel), Penerima atau komunikate (receiver), dan Umpan balik (feedback).
Komunikasi menjadi lebih cepat, efektif, dan efisien dengan kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Teknologi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia zaman sekarang. Bahkan dapat dikatakan, seluruh aspek kehidupan telah bersentuhan dengan teknologi komunikasi, komunikasi diharapkan dapat membawa dampak yang positif dalam kehidupan manusia.
DAFTAR PUSTAKA
Cohen, 1. Bernard. (1985). Revolution In Science, England: Harvard University Press.
Hafied Changara, (1998). Lintasan Sejarah Ilmu Komunikasi, Surabaya: Usaha Nasional.
Onong Uchyana Efendy, (1993). Ilmu, Teori, dan Filsafat Komunikasi, Bandung: PT.Citra Aditya Bhakti.
Thomas S.Khun, (1989). Peran Paradigma dalam Revolusi Sains, Bandung: PT.Remaja Rosdakarya.
Thompson, B.John. (1990). Kritik Ideologi Global Teori Sosial Kritis tentang Relasi Ideologi dan Komunikasi Massa, diterjemahkan oleh Haqqul Yaqin, Yogyakarta: Ircisod, 2004
Zen. M.T,(1981), editor, Sains, Teknologi dan Han Depan Manusia, Jakarta: Penerbit PT.Gramedia.



[1] Mohammad Zamroni, PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN
[2] Mohammad Zamroni, PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN
[3] Bernard Cohen, Revolution In Science, (England: Harvard University Press,1985) hal. 398
[4] M. T. Zen, ed., Sains, Teknologi dan Hari Depan Manusia,(Jakarta: Penerbit PT.Gramedia,  1981), hal. 17-19.
[5] Perkembangan industri surat kabar di United State selama abad sembilan belas diuraikan oleh Harold A. Innis, "Technology and Public Opinion in the United State," dalam The Bias of Communication, him. 156-89.
[6] Hafted Changara, Lintasan Sejarah /lmu Komunikasi, (Surabaya: Usaha Nasional,    1998), him. 35.

TUGAS 1: TEKNOLOGI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI

Nama : Arziqi Mahlil
Nim    : 411106183
Unit    : 1 (satu)

1.      Pengetian teknologi komunikasi
a.       Karakteristik
b.      Unsur-unsurnya

2.      Pengertian teknologi informasi
a.       Karakteristik
b.      Unsur-unsurnya

3.      Pengertian media komunikasi

4.      Alat komunikasi

Kata teknologi berasal dari bahasa latin yang berakar dari kata textere, yang artinya menyusun atau membangun. Teknologi adalah “a design for instrumental action that reduces the uncertaintyin cause-effect relationships involve in achieving a desired outcome”  (Roger, 1983). Teknologi merupakan sebuah seperangkat untuk membantu aktivitas kita dan dapat mengurangi ketidakpastian yang disebabkan oleh hubungan sebab akibat yang melingkupi dalam mencapai suatu tujuan.
Sedangkan komunikasi adalah “the process of sending and receiving message between two person or among a small group of person, with some effect and some immediate feed back in present”  atau proses penyampaian dan penerimaan pesan di antara dua orang atau lebih dalam jarak fisik dengan kelima indera dapat digunakan dan feed back langsung ada di dalamnya[1].
Teknologi komunikasi adalah peralatan perangkat keras(hardware) maupun perangkat lunak (software) yang di pergunakan untuk mendukung proses komunikasi. Pada saat ini, perangkat teknologi komunikasi sudah menjadi kebutuhan penting guna mendukung pencapaian tujuan komunikasi secara optimal. Dalam sebuah struktur organisasi yang mengandung nilai-nilai sosial yang memungkinkan setiap individu mengumpulkan, memproses dan saling tukar menukar informasi dengan individu-individu lain[2]. Teknologi komunikasi adalah teknologi elektronika yang mampu mendukung percepatan dan meningkatkan kwalitas komunikasi (informasi) serta arus percepatan komunikasi (informasi) tidak mungkin lagi dibatasi oleh ruang dan waktu.
Dalam buku communication technology (1986) sebagai berikut ”teknologi biasanya terdiri dari 2 aspek:
(a)perangkat keras maksudnya objek materi dan sifatnya dan(b)perangkat lunak maksudnya dasar informasi untuk meggerakkan perangkat keras itu”
Ø  Teknologi Komunikasi adalah alat
Ø  Teknologi Komunikasi dilahirkan oleh sebuah struktur ekonomi, sosial dan politik
Ø  Teknologi Komunikasi membawa nilai-nilai dari struktur yang melahirkannya
Ø  Teknologi Komunikasi berfungsi meningkatkan kemampuan indra manusia.

Ø  Informasi dapat berupa tulisan, suara,musik,gambar dan data yang memiliki spektrum frekuensi dan bentuk-bentuk yang berbeda.
Ø  Alat yang digunakan untuk meneruskan informasi,dengan media tranmisi dan sistem modulasi.
Ø  Dengan cara yang sesuai, bentuk akhir(informasi yang di terima) harus seserupa mungkin dengan bentuk awal (informasi yang dikirimkan dan dalam batas-batas distorisi yang dapat di tolerir.
Ø  Dalam jumlah maupun kecepatan yang semakin meningkat melalui jarak yang semakin jauh dengan biaya yang seekonomis mungkin.

Dalam pengertian yang sederhana, teknologi informasi dapat diartikan sebagai: “Teknologi informatika yang mampu mendukung percepatan dan meningkatkan kualitas informasi, serta percepatan arus informasi ini tidak mungkin lagi dibatasi oleh ruang dan waktu”. Dari pendapat ini terdapat item yang sangat mendasar yaitu: “percepatan dan peningkatan kualitas informasi yang tidak terbatasi oleh ruang dan waktu” kalimat kunci tersebut lebih mengarah kepada kedudukan teknologi informasi secara fungsional, yakni mempercepat akses informasi dan meningkatkan kualitas informasi.
Everett M. Rogers (1986) dalam Communication Technology menyatakan bahwa teknologi biasanya memiliki dua aspek, yaitu perangkat keras (objek materi dan sifatnya), dan aspek perangkat lunak (dasar informasi untuk menggerakkan perangkat keras itu). Sedangkan batasan mengenai teknologi informasi itu, Rogers menyatakan:
“Teknologi informasi adalah perangkat keras bersifat organisatoris, dan meneruskan nilai-nilai sosial dengan siapa individu atau khalayak mengumpulkan, memproses, dan saling mempertukarkan informasi dengan individu atau khalayak lain (Rogers, 1986)[3].
Ø  Information must be pertinent  (Informasi harus Relevan Dan Berhubungan)
Pernyataan informasi harus relevan dan berhubungan dengan urusan dan masalah yang penting bagi penerima informasi (orang yang membutuhkan informasi tersebut).
Ø  Information must be accurate (Informasi Harus Akurat)
Informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak memiliki bias atau menyesatkan. Informasi yang dihasilkan harus mencerminkan maksudnya. Keakuratan informasi seringkali bergantung pada keadaan.
Ø  Information must be timely (Informasi Harus Tepat Waktu)
Informasi harus ada ketika dibutuhkan. Informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat. Informasi yang sudah usang tidak akan mempunyai nilai lagi karena informasi merupakan landasan di dalam pengambilan keputusan.
Ø  Relevan
Informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya. Relevansi informasi untuk tiap-tiap orang yang satu dengan yang lainnya pasti berbeda.

Semua sistem informasi memiliki 3 unsur atau kegiatan utama,yaitu:
Ø  Menerima data sebagai masukan (input)
Ø  Memproses data dengan melakukan perhitungsan, penggabungan unsur data pemutakiran dan lain-lain
Ø  Memperoleh informasi sebagai keluaran (ouput)

Media berasal dari kata medium(media,jamak,mediun:tunggal), artinya secara harfiah ialah perantara,penyampaian,atau penyalur. Percakapan langsung antara dua orang di suatu ruangan atau di tempat tertentu lainnya, tanpa perantara apa-apa, disebut kegiatan komunikasi tanpa media. Pada zaman lampau bahkan pada zaman sekarang,di kampung-kampung dipelosok tanah air tercinta ini pun ” media” banyak di gunakan orang, terutama untuk menyampaikan pesan-pesan yang sudah di sepakati artinya oleh anggota masyarakat yang bersangkutan. Media komunikasi ialah semua sarana yang di pergunakan untuk memproduksi, mereproduuksi,mendistribusi/menyebarkan,dan menyampaikan informasi, media komunikasi sangat diperluhkan dalam interaksi manusia di masyarakat.
Oleh karena itu media komukasi dapat menpermudah penyampaian pesan, mengatasi hambatan-hambatan komunikasi baik dari segi ruang maupun waktu. Dengan menggunakan media komunikasi, seseorang dapat dengan mudah melakukan hubungan dengan siapapun, baik pada jarak dekat ataupun jarak jauh. Apalagi kalau media berbasis komputer, maka akan lebih canggih dalam memberikan berbagai fasilitas dan kemudahan untuk kelancaran proses penerimaan dan pengiriman informasi. Media juga mengubah bentuk kontrol sosial, Media adalah semua saluran pesan sebagai sarana komunikasi dari seseorang kepada orang lain yang tidak ada dihadapannya. Media dapat digunakan dengan cara dua arah yaitu alat bantu mengajar atau yang sering di sebut dependent media, contoh gambar,foto.
Paul lazarsfeld dan robert K. Merton juga melihat media dapat menghaluskan paksaan sehingga tampak sebagai bujukan. Mereka mengatakan  “kelompok-kelompok kuat kiat mengandalkan teknik manipulasi melalui media untuk mencapai apa yang di inginkannya, termasuk agar mereka bisa mengontrol secara halus”. Bahkan penguasa di masyarakat totaliter seperti di Uni soviet dan RRC, juga telah menempuh cara ini guna menggantikan cara-cara lama seperti teror dalam mengendalikan masyarakat[4].

Alat komunikasi adalah alat yang langsung digunakan oleh manusia untuk menjalin atau berinteraksi dengan orang lain. Beberapa contoh alat komunikasi adalah sebagai berikut:
•           Telegraf
Telegraf merupakan alat komunikasi yang memanfaatkan kode berupa sinyal listrik atau elektromagnetik untuk mengirimkan informasi jarak jauh. Kode-kode tersebut kemudian di terjemahkan menjadi bentuk tulisan alphabet yang dapat dimengerti oleh penerimanya.
•           Telepon
Pengiriman berita dengan telegraf dirasa kurang memuaskan karena hanya sedikit berita yang dapat disampaikan . oleh karena itu, dipikirkanlah cara untuk mengirimkan berita berupa suara (phono). Sehingga terciptalah telepon yang dapat digunakan untuk berkomunikasi secara langsung dengan lawan bicara.
•           Faksimile
Facsimile atau yang biasa disebut mesin faks sebenarnya merupakan pengembangan fungsi dari telepon. Alat ini dapat mengirimkan tulisan atau gambar.
•           Handphone
Selain dapat digunakan untuk berkomunikasi secara langsung, handphone juga dapat digunakan mengirimkan pesan singkat atau SMS, dan pesan berupa gambar dan suara MMS.
•           Radio komunikasi
Radio komunikasi merupakan alat komunikasi yang menggunakan gelombang radio. Perbedaan antara handphone dengan radio komunikasi, handphone dapat berkomunikasi tampa harus menunggu lawan bicara selesai berbicara tetapi radio komunikasi harus menunggu lawan bicara selesai berbicara.
•           Radio
Radio merupakan perangkat elektronik yang dapat digunakan untuk mendengarkan berita atau informasi, radi termasuk komunikasi satu arah hanya berfungsi sebagai media penyaji informasi.
•           Televisi
Televise merupakan alat yang dapat digunakan untuk melihat sekaligus mendengarkan berbagai macam acara yang dipancarkan oleh stasiun televisi, seperti berita, film dan lain-lain[5].


[1] http://arumlovers.blogspot.com/2010/10/pengertian-teknologi-komunikasi-materi.html
[2] http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_komunikasi#cite_note-test-1
[3] J.B. Wahyudi. (1992). Teknologi Informasi dan Produksi Citra Bergerak. Jakarta.
[4] Dahlan, M. A. (1993). Jurnal Ikatan Sarjana Komunikasi vol 5 dan 6. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
[5] Y.Maryono, B.Patmi Ispiana,Teknologi Informasi Dan Komunikasi (Jakarta, Yudhistira,2008)hal.9-12